Dunia Misteri

Sejarah Foto Proklamasi: Ternyata Ada Kebohongan Jurnalis Demi Kemerdekaan Indonesia

Ternyata Ada Kebohongan Jurnalis Untuk Sebuah Kemerdekaan Indonesia. Ya begitulah yang harus dilakukan oleh dua wartawan foto kakak beradik Frans Sumarto Mendur dan Alexius Impurung Mendur ketika Tentara Jepang mencari keberadaan mereka, karena hanya kedua jurnalis ini yang berhasil mengabadikan momen paling bersejarah bangsa Indonesia yaitu Momen Sejarah Detik-detik Proklamasi Republik Indonesia pada Tanggal 17 Agustus 1945 bertepatan dengan 17 Ramadhan 1364 H.

Sebuah berita besar tanpa dukungan bukti foto tentu akan terasa hambar dan bisa juga rakyat akan mengganggap ini hanya hoax kalau istilah sekarang ini. Namun dengan jasa dua Jurnalis ini berhasil mengabadikan 3 foto penting detik-detik proklamasi. Tapi 3 foto itu tidaklah pada hari itu juga dicuci negatif nya karena kedua jurnalis tersebut dikejar-kejar oleh tentara Jepang. Karena Hodokan, yakni Dinas Pers Jepang selalu mensensor berita yang akan diterbitkan. Namun 3 foto tersebut terpaksa diamankan dan ketika kondisi keamanan mulai kondusif barulah pada Tanggal 20 Februari 1946 dipublikasikan ke publik.

Cerita lengkapnya begini;

Subuh itu bertepatan tanggal 17 Agustus 1945 dan 17 Ramadhan 1346, Frans dan kakaknya mendapat informasi melalui sumber dari Harian Asia Raya,  bahwa pada pagi bulan Ramadhan, Jum’at 17 Agustus 1945, akan ada peristiwa penting di kediaman Soekarno. Bersama abangnya, kedua bersaudara ini segera menuju lokasi, karena kediaman Presiden Soekarno terletak di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Cikini, Jakarta.

Dengan mengendap-endap, Mendur bersaudara berhasil merapat ke rumah di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Cikini, Jakarta, tatkala jam masih menunjukkan pukul 05.00 pagi. Dari jam 5 pagi ditunggu-tunggu baru akhirnya detik-detik proklamasi pukul 10.00 WIB Soekarno dan Mohammad Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Upacara proklamasi kemerdekaan berlangsung sangat sederhana, tanpa protokoler yang ketat.

Adapun foto yang berhasil diambil oleh Frans ada tiga foto, foto tersebut adalah;
Foto pertama, ketika Soekarno membaca teks proklamasi. Yang sudah sering kita lihat dan familiar di mata kita.
Sejarah Foto Proklamasi
 

Foto kedua, pengibaran bendera Merah Putih oleh Latief Hendraningrat, anggota PETA. 

Sejarah Foto Proklamasi


Foto ketiga, suasana upacara dan para pemuda yang menyaksikan pengibaran bendera.



Sejarah Foto Proklamasi
Usai upacara, Mendur bersaudara bergegas meninggalkan kediaman Soekarno di Pegangsaan Timur. Tentara Jepang memburu keberadaan mereka. Alex Mendur tertangkap, tentara Jepang kemudian menyita foto-foto yang baru saja dibuat. Sementara adiknya, Frans Mendur, berhasil meloloskan diri. Negatif foto dikubur di tanah dekat sebuah pohon di halaman belakang kantor harian Asia Raya.

Ketika tentara Jepang mendatanginya, Frans berbohong, ia mengatakan bahwa negatif foto sudah diambil Barisan Pelopor. Setelah negatif foto berhasil dicetak, tidak serta merta bisa dipublish ke media massa pada saat itu.

Akibatnya berita tentang Proklamasi kemerdekaan Indonesia hanya diberitakan singkat di harian Asia Raya, 18 Agustus 1945. Tanpa foto karena telah disensor Jepang.

Setelah BM Diah bersama beberapa wartawan eks harian Asia Raya berhasil merebut percetakan De Unie dan mendirikan Harian Merdeka.

Untuk pertama kalinya, pada 20 Februari 1946, foto bersejarah ini dipublikasikan. Keberadaan foto-foto ini menjadi penting, karena merupakan bukti sejarah dari peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Itulah perjuangan para pahlawan 2 dua wartawan foto dalam memperjuangkan kebenaran dan kemerdekaan Republik Indonesia. Bahkan dengan berbohong sekalipun demi tanah air. Dengan Foto tersebut kita sebagai anak bangsa tahu bagaimana sebenarnya peritiwa detik-detik proklamasi tersebut.

Mungkin banyak yang tidak tahu sejarah foto proklamasi tersebut, dengan judul tersebut tentu Anda akan semakin ingat peristiwa tersebut. Silakan share untuk pengetahuan sejarah.

Baca Juga 3000 Pemberontak Kongo Menyerah Dari 30 Prajurit Kopassus Hanya Dengan Teknik Mistis

Referensi; http://makassar.tribunnews.com/2015/08/16/inilah-kisah-di-balik-foto-proklamasi-kemerdekaan-indonesia
Wikipedia
Kompas
Foto: Wikipedia
Admin

I'm just a beginner blogger who tried to learn things related to coding which always appears in front of the eye

2 komentar

avatar

17 agustus itu bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364 H...

avatar

17 agustus itu bertepatan dengan 9 Ramadhan 1364 H...


EmoticonEmoticon