Dunia Misteri

Kisah Raja Mansa Musa Dari Mali dan Perjalanan Haji Paling Fenomenal Sepanjang Sejarah

Kisah Masa Keemasan Kesultanan Islam Mali Dibawah Mansa Musa

Mansa Musa adalah Raja dari Kesultanan Islam Mali. Beliau adalah Raja sholeh dan taat beribadah, raja yang dermawan dan Raja yang kaya raya. Mansa Musa memimpin kesultanan Mali dari tahun 1312-1377. Mali yang dikenal sebagai daerah yang tidak subur, namun bagaimana bisa negara tersebut bisa maju. Dari beberapa sejarawan menyatakan bahwa Mali memiliki tambang emas di Gurun yang mampu menghasilkan banyak emas. selain emas, garam pun menjadi komoditi utama Mali saat itu, dari sinilah Raja Mansa Musa menunjukkan puncak keemasan untuk kesultanan yang dipimpinnya. Raja Mansa Musa ini cukup kaya raya dengan hasil negara mereka dari emas dan garam.

Perjalanan Haji Paling Fenomenal Sepanjang Sejarah Umat Islam Dunia

Di puncak keemasan kesultanan Mali dibawah komando Raja Mansa Musa, beliau memutuskan untuk melaksanakan ibadah haji ke Mekkah. Karena Raja sangat kuat keislamannya, Sang Raja pun ingin melaksanakan Rukun Islam yang ke Lima itu di tahun 1324. Di tahun itu, Musa melakukan perjalanan sejauh 3.000 mil atau sekitar 4828 KM untuk menuju Baitullah.

(Sejarah) Kisah Raja Mansa Musa Dari Mali dan Perjalanan Haji Fenomenal Sang Raja
Gambar dari versesofuniverse.blogspot.com
Perjalanan Haji Mansa Musa bukanlah sekedar perjalanan biasa, Perjalanan Haji Fenomenal Mansa Musa ini memakan waktu sembilan bulan. Perjalanan Menuju Mekkah bukalah dengan rombongan seadanya, seperti yang dikutip dari Wikipedia, rombongan perjalanan ke Haji Mansa Musa mencakup 60.000 orang, 12.000 pelayan yang masing-masing membawa emas batangan empat pon, bentara mengenakan sutra, serta kuda-kuda kuat yang terorganisir. Musa menyediakan semua kebutuhan rombongannya selama perjalanan, termasuk akomodasi untuk seluruh rombongannya dan hewan-hewan. Juga di laporkan bahwa Musa membawa 80 unta, yang masing-masing membawa antara 300 pon benda-benda yang terbuat dari emas. Dia membagi-bagikan emas yang dia bawa kepada orang miskin yang ia temui sepanjang perjalanannya. Musa tidak hanya memberikan emasnya ke kota-kota yang ia lewati dalam perjalanannya ke Mekkah, termasuk Kairo dan Madinah, tetapi juga menukar emas dengan souvenir. Selain itu, dilaporkan juga bahwa ia membangun masjid setiap hari Jumat. Sungguh sangat fenomenal.

Sebelum menuju Mekkah rombongan mereka singgah di mesir, dan membagi-bagikan emas kepada fakir miskin di Mesir sehingga perekonomian Mesir pada saat itu mengalami kemunduran dikarenakan banyaknya emas beredar sehingga terjadi Devaluasi dalam istilah perbankan.

Perjalanan ini banyak didokumnetasikan oleh para saksi mata di daerah yang dilalui oleh rombonmgan Mansa Musa selama perjalanan menuju Mekkah, ada berupa tulisan, melalui cerita lisan. Ada beberapa orang berpendapat bahwa perjalanan sang Raja dan Rombongan sebanyak itu dengan membawa kekayaan yang sangat banyak hanya untuk menunjukkan kepada dunia tentang kekayaan dari Kesultanan Mali.

Oleh-Oleh Sepulang Haji

Pada tahun 1325, Raja mansa Musa kembali ke Mali setelah melaksanakan Ibadah haji. Namun apa yang dibawa oleh Raja ini ke Mali? Raja Mansa Musa sangatlah pintar, dengan keterbatasan Sumber Daya Manusia di Mali, dengan kekuatan finasial kerajaan beliau memanfaatkan ilmuan, arsitek, guru dan cendikiawan untuk membangun Kesultanan Mali, Mesjid yang megah, madrasah, Universitas dan  berbagai lembaga pendidikan sebagai pusat kajian Islam di Mali. Tentu dibayar dengan harga yang mahal. Terbukti sampai saat ini masih ada peninggalan beliau yaitu Masjid Sankore yang dibangun oleh arsitek terbaik di dunia, Ibnu Ishaq. Mansa Musa membayar sang arsitek Andalusia itu dengan 200 Kg emas sebagai upah pembangunan Masjid Sankore di Timbuktu.

Kekayaan Mansa Musa Kesultanan Mali

Menurut (Ibnu Khaldun, 2000: 268). Jika kita mengacu pada satuan qintar Mesir yang setiap qintar-nya hampir mencapai 50 kg, berarti Mansa Musa membawa sebanyak 12 ton (12.000 kg) emas pada perjalanan hajinya! Sungguh Fenomenal. 

Kalau diperkirakan Harta Kekayaan Mansa Musa, jika disesuaikan dengan inflasi saat ini, senilai US$ 400 Milyar. Jumlah harta ini, mengungguli kekayaan Rothschild (US$ 350 miliar), John D Rockefeller (US$ 340 miliar) dan Henry Ford (US$ 199 miliar) Namun sayang, Kini Produk Domestik Bruto Republik Mali hanya $27.308 Miliar berdasarkan perkiraan tahun 2014 lalu, dan kini masuk dalam kategori 20 negara Miskin di Afrika berdasarkan data 2011.

Semoga kisah dari sejarah Kesultanan Mali ini bisa memberikan nilai tambah untuk wawasan Anda.  Silakan berbagi.

Baca Juga: Mesjid ini dibagun Oleh Jin Sekitar Abad 12, Percayakah Anda?

Diolah dari berbagai Sumber;
Wikipedia
Kiblat.Net
hidayatullah.com
versesofuniverse.blogspot
https://www.powayusd.com/
Admin

I'm just a beginner blogger who tried to learn things related to coding which always appears in front of the eye

1 komentar:

avatar

Cari Tiket Pesawat Online Super Cepat dan murah??
http://selltiket.com
Booking di SELLTIKET.COM aja!!!
CEPAT,….TEPAT,….DAN HARGA TERJANGKAU!!!

Ingin usaha menjadi agen tiket pesawat??
Yang memiliki potensi penghasilan tanpa batas.
Bergabung segera di http://agenselltiket.com

Info lebih lanjut hubungi:
No handphone : 085363402103
PIN : 5C0C4F38


EmoticonEmoticon