Dunia Misteri

Begini Cara Tidur Rasulullah dan Manfaat Untuk Kesehatan Tubuh , Mau Tahu?

Dunia Misteri - Dalam masalah tidur saja Rasulullah Muhammad SAW sudah mencontohkan umatnya agar tidak tidur begitu saja ada cara-cara tidur Rasulullah untuk menghindari berbagai penyakit agar sehat dan tidak diganggu oleh setan. Dalam sebuah Buku Penyembuhan Berbagai Penyakit Cara Nabi, cara tidur Rasulullah yang patut diikuti, karena cara Tidur Rasulullah saw merupakan cara tidur yang sangat baik bagi kesehatan. Setiap posisi dan waktu yang beliau pilih untuk tidur sangat bermakna bagi kesehatan bahkan jauh sebelum ilmu kedokteran berkembang seperti sekarang. Ibnu Qayyim berkata,

“Barangsiapa yang memperhatikan pola tidur dan bangun beliau, niscaya mengetahui bahwa tidur beliau tersebut paling proporsional dan paling bermanfaat untuk badan, organ, dan kekuatan."

Mau tahu bagaimana tentang cara-cara Rasulullah saw tidur? Mari kita simak cara tidur Rasulullah sebagai berikut. Ada beberapa kebiasaan yang dilakukan Rasulullah saw berkenaan dengan tidur yang mungkin kita tidak tahu selama ini namun perlu kita ketahui sekarang agar kita bisa lebih mengenal orang yang paling kita sayangi didunia ini setelah Allah swt ini, yaitu:

Begini Cara Tidur Rasulullah dan Manfaat Untuk Kesehatan Tubuh , Mau Tahu?
Ilustrasi

• Rasulullah saw mempunyai kebiasaan tidur pada awal malam setelah Isya kemudian bangun pada permulaan paruh kedua malam. Pada saat itu beliau bangun lalu bersiwak, berwudhu dan melaksanakan sholat tahajjjud
• Rasulullah saw selalu tidur dalam keadaan miring, terutama dalam posisi miring ke kanan
• Terus berdzikir sampai jatuh tertidur
• Rasulullah saw tidak pernah tidur dalam kondisi perut penuh makanan dan minuman
• Rasulullah saw tidak pernah tidur di atas tanah tanpa alas dan tidak pernah tidur di atas kasur yang terlalu tinggi pula. Minimal beliau memakai kasur yang berisi sabut, menngunakan bantal dan kadang-kadang meletakkan tangannya di bawah pipi.

Setelah tahu kebiasaan-kebiasaan Rasulullah SAW dalam hal tidur mungkin kita juga perlu tahu bagaimana aturan-aturan tentang tidur yang telah diajarkan oleh Rasulullah dan manfaat untuk kesehatan kita.

Cara Posisi Tidur Rasulullah Agar Sehat dan Menghindari Berbagai Penyakit

  • Posisi Tidur Miring Ke Sebelah Kanan
Posisi miring ke kanan adalah agar orang yang melakukannya tidak terlalu lelap dalam tidurnya, karena posisi hati/jantung di dalam tubuhnya agak miring ke kiri. Jadi jika seseorang tidur dengan posisi miring ke kanan, maka jantungnya akan terdorong dari tempatnya di sebelah kiri. Hal itu akan mencegah orang yang bersangkutan tidur terlalu lama dan terlalu lelap.

Posisi tidur Nabi saw setelah miring kesebelah kanan, beliau berbalik bertumpu sedikit pada sisi kiri, supaya dengan begitu proses pencernaan lebih cepat karena condongnya lambung di atas hati. Kemudian beliau kembali tidur bertumpu pada sisi kanan lagi, agar makanan segera larut dari lambung; jadi posisi permulaan dan posisi terakhir tidur bertumpu pada sisi kanan.

Manfaat Tidur Miring Ke Kanan Untuk Kesehatan
Adapun manfaat tidur miring ke kanan seperti yang sudah dicontohkan Rasulullah untuk kesehatan adalah;

1. Untuk Pernafasan Lancar dan Mencegah tidur mendengkur (Ngorok)
Tidur miring mencegah jatuhnya lidah kebelakang yang dapat menyumbat jalan nafas. Lain halnya jika tidur pada posisi terlentang maka relaksasi lidah pada saat tidur dapat mengakibatkan penghalangan jalan nafas, penampakan dari luar berupa mendengkur.

Orang yang mendengkur mengakibatkan tubuh kekurangan oksigen malah kadang-kadang dapat terjadi henti nafas untuk beberapa detik yang akan membangunkan orang yang tidur dengan posisi demikian. Orang tersebut biasanya akan bagun dengan keadaan pusing karena kurangnya pasokan oksigen ke otak. Tentunya ini sangat mengganggu tidur kita.

2. Untuk Kesehatan Jantung
Tidur miring kesebelah kanan membuat jantung tidak tertimpa organ lainnya ini karena posisi jantung yang memang berada lebih disebelah kiri. Tidur bertumpu pada sisi kiri menyebabkan curah jantung yang berlebihan karena darah yang masuk ke atrium juga banyak, sebab paru-paru kanan berada diatas sedangkan paru-paru kanan mendapatkan pasokan darah yang lebih banyak dari paru-paru kiri.

3. Untuk kesehatan paru-paru
Paru-paru kiri lebih kecil dibandingkan dengan paru-paru kanan. Jika tidur miring kesebelah kanan, jantung akan jatuh kesebelah kanan, itu tidak menjadi masalah karena paru-paru kanan besar, lain halnya kalau bertumpu pada sebelah kiri, jantung akan menekan paru kiri yang berukuran kecil, tentu ini sangat tidak baik.


4. Untuk Menghindari Penyakit Sleep Paralysis (Tindihan)
Dalam ilmu kedokteran cara mencegah untuk menghindari terjadinya Tindihan atau yang lebih dikenal dengan istilah Sleep Paralysis dalam ilmu kedokteran adalah menghindari tidur terlentang. Jadi tidur miring ke kanan ala Rasulullah sudah dibuktikan menghindari dari gangguan tidur tindihan atau orang awam bisa menyebut diganggu atau ditindih setan. Karena dengan tidur miring, tidur tidak terlalu lelap tidar terlalu dalam, dimana dalam ilmu kedokteran, salah satu penyebab terjadinya penyakit slepp paralysis itu karena tidur terlalu lelap atau terlalu dalam.

  • Posisi Tidur Rasulullah Meluruskan Punggungnya
Selain posisi tidur yang miring ke kanan Nabi saw juga meluruskan punggungnya pada saat tidur, manfaatnya adalah supaya organ-organ dalam tidak tertekan, posisi tersebut juga melancarkan peredaran darah.

  • Posisi Tidur Rasulullah Sedikit menekuk kaki
Saat tidur Rasulullah menekuk kakinya agar perut lebih leluasa sehingga tidur kita lebih nyaman.. Dan didalam ilmu kedokteran seorang dokter akan meminta pasien menekuk kakinya jika dokter tersebut akan memeriksa perut pasien. Fungsi dari sedikit menekuk kaki adalah untuk mengendurkan otot-otot perut sehingga lebih mudah untuk diperiksa. Menekuk kaki sedikit pada saat tidur menolong organ-organ dan otot otot perut itu sendiri untuk relaksasi lebih sempurna.

  • Rasulullah Tidur Menggunakan Telapak Tangan Sebagai Bantal.
Kita tentu sering dengar bahwa posisi leher sangat mempengaruhi kualitas tidur. Leher yang tidak lurus pada saat tidur menyebabkan sakit leher pada saat bangun dan biasanya ini menetap beberapa lama sehingga mengganggu aktifitas, sehingga apabila kita melihat orang yang tidur dengan telapak tangan maka antara kepala, leher dan punggung tercipta garis lurus.

  • Posisi Tidur dan Waktu Yang Dilarang Rasulullah SAW
1. Tidur Tengkurap
Tidur terburuk adalah tidur dalam posisi telentang. Posisi ini hanya diperkenankan untuk beristirahat dan bukan untuk tidur untuk orang sakit. Namun demikian dibandingkan dengan posisi tidur telentang tidur dengan posisi tengkurap adalah posisi tidur yang paling buruk. Seperti hadist Rasulullah menjelaskan;
Dalam riwayat Ibnu Majah dengan lafazh: “Ada apa denganmu sehingga tidur dengan posisi seperti ini (tengkurap), tidur seperti ini adalah tidurnya orang yang dibenci atau dimurkai Allah -Subhanahu wa Ta`ala-.”
Dalam Hadist lain menjelaskan bahwa;
Dari Thakhfah Al-Ghifari R.A, salah seorang di antara ash-habush shuffah (para sahabat yang tinggal di Masjid Nabawi) berkata: “Aku tidur di masjid pada akhir malam, kemudian ada orang yang mendatangiku sedangkan aku tidur dengan posisi tengkurap. dan berkata: “Bangunlah dari tengkurapmu, karena tidur yang demikian adalah tidurnya orang-orang yng dimurkai Allah.” Kemudian aku angkat kepalaku, maka ketika kulihat ia adalah Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka akupun kemudian bangkit.”( HR. Al-Bukhari, dalam Al-Adab Al-Mufrad no. 1187, Ibnu Majah, no. 3723, Ahmad, no. 7981, At-Tirmidzi, no. 2768)
2. Tidur Di pagi hari
Seperti Hadist Rasulullah SAW yang di diriwayatkan Abu Dawud;
”Ya Allah, berkahilah bagi ummatku pada pagi harinya” (HR. Abu dawud 3/517, Ibnu Majah 2/752, Ath-Thayalisi halaman 175, dan Ibnu Hibban 7/122 dengan sanad shahih).
Selain itu, selain bagi orang sakit, tidur di pagi dan sore hari adalah hal terburuk. Tidur di pagi hari dapat membahayakan tubuh karena kebiasaan ini dapat membuat tubuh lemah dan merusak organ-organ tubuh. Bahkan jika tidur di pagi hari dilakukan sebelum buang air besar, gerak badan/olah raga dan mengaktifkan lambung dengan makanan, maka kebiasaan tersebut dapat memunculkan berbagai macam penyakit. Sedangkan tidur di sore hari sesudah sholat Ashar dapat membuat orang kehilangan akal.

3. Tidur Sebelum Isya

Rasulullah pun membenci kalau tidur sebelum Isya, seperti dalah hadistnya seperti yang diriwayatkan dari Abu Barzah radlyallaahu ‘anhu :
 ”Bahwasannya Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam membenci tidur sebelum shalat isya’ dan mengobrol setelahnya” (HR. Bukhari 568 dan Muslim 647).
Selain posisi tidur Rasulullah juga menh\nganjurkan membaca ayat Alqu'an dan berdoa sebelum tidur untuk menghindari gangguan jin dan syaitan.
Begitulah cara tidur Rasulullah yang mampu menghindari berbagai penyakit. Semoga bermanfaat.
Silakn share kepada yang lainnya untuk berbagi kebaikan.
Admin

I'm just a beginner blogger who tried to learn things related to coding which always appears in front of the eye

3 komentar

avatar

sumpahh kerennn bgt blognya !!

avatar

ini tulisan ambil dari orang lain alias (Copas) atau tulisan yg di rangkum lagi oleh si pemilik blog?

avatar

tidak peduli ambil atau rangkum sendiri, yang penting informasinya bermanfaat bagi para pembaca, karena tidak ada unsur komersil disini.


EmoticonEmoticon