Dunia Misteri

Apakah Kesurupan Faktor Gangguan Magis dan Mistis? Ini Jawabannya

Dunia Misteri - Akhir-akhir ini sering terjadi kesurupan, baik kesurupan massal maupun individu menjadi sebuah fenomena di masyarakat Indonesia. Jadi banyak muncul anggapan tentang terjadinya kesurupan ini, apalagi kesurupan massal yang tidak hanya terjadi pada seseorang saja. Banyak anggapan selama ini bahwa, terjadinya kesurupan diakibatkan oleh faktor magis atau berbau mistis adanya gangguan makhluk halus pada seseorang sehingga menimbulkan adanya kelainan tingkah laku, seperti menjerit, kejang-kejang dan ngoceh seperti tidak karuan.

Sebenarnya tidak ada faktor gangguan mistis dalam terjadinya kesurupan, semua terjadi memiliki penyebab yang bisa dijelaskan secara ilmiah dan bukan gangguan makhluk halus seperti selama ini dalam anggapan kita.secara ilmiah bisa dijelaskan baik dari ilmu psikologi, kedokteran, ilmu saraf dan antropologi tidak ada yang membuktikan dan menyatakan adanya gangguan mistis dalam proses terjadinya kesurupan, semua bisa dijelaskan ilmiah

Apakah Kesurupan Faktor Gangguan Magis dan Mistis? Ini Jawabannya
ilustrasi kesurupan

Penyebab Kesurupan

Menurut seorang dokter dari RS Soeharto Heerdjan Grogol, Dr Prianto Djatmiko, SpKj, Kesurupan Secara umum, ada dua hal yang dapat mempengaruhi kesurupan, yaitu faktor biopsikososial seperti tekanan dalam bentuk sugesti dan faktor sosiokultural seperti kepercayaan kuat terhadap unsur-unsur mistis. sebuah fakta ilmiah menyebutkan bahwa tidak ada kaitannya kesurupan dengan makhluk halus.
Dari sisi ilmu sugesti, praktisi hipnoterapi Soegiono menjelakan bahwa, manuia memiliki pikiran sadar dan bawah sadar yang di antara keduanya terdapat sebuah ‘filter’ yang terbuka bila ditembus oleh kejadian tertentu seperti terkejut atau ketakutan. Oleh karena itu, fenomena kesurupan mungkin terjadi apabila kepercayaan tinggi terhadap sesuatu seperti hal-hal mistis mampu menembus ‘filter’ pikiran sadar dan bawah sadar. Soegiono menyebut ‘filter ‘ yang terbuka ini dengan istilah introject.

Kesurupan Bukan Gangguan Makhluk Halus, ini Fakta Ilmiah

Untuk menjawab pertanyaan dari judul diatas berikut ada tujuh fakta ilmiah dari jenis gangguan saraf yang dapat diasosiasikan dengan kesurupan yang tidak disengaja, seperti yang dikutip dunia dunia dari faktailmiah, dan adapun ganguan Saraf ini antara lain :

1. Sindrom Gilles de la Tourette = Sebuah penyakit kerusakan otak yang dicirikan dengan keluarnya kata-kata tabu secara tidak terkendali dan begitu mudahnya orang tersebut mengulangi kata-kata orang lain (latah) serta gerakan yang tak terkendali.

2. Epilepsi = Sebuah penyakit yang disebabkan pelepasan listrik berlebihan di otak dan dicirikan kejang mendadak (sawan).

3. Gangguan Identitas Disosiatif = Disebut juga Kepribadian Ganda (MPD). Kemungkinan disebabkan oleh perubahan arah aliran darah di otak atau volume hippocampus dan amygdala yang kecil di otak. Dicirikan perubahan kepribadian seseorang menjadi orang dengan identitas berbeda.

4. Schizophrenia = Perbedaan kimiawi otak yang berakibat pada pecahnya hubungan antara kemampuan kognitif dengan emosional. Akibatnya penderita tidak memiliki basis logika untuk tindakannya. Walaupun emosinya tidak dapat diprediksi, seorang schizo dapat sangat cerdas karena kemampuan kognitifnya tidak dipengaruhi oleh emosi.

5. Psikosis = Kerusakan otak / penyalahgunaan narkotika yang berakibat pada pecahnya hubungan antara dunia nyata dan imajinasi. Merupakan gejala paling umum ditemukan di masyarakat. Seseorang dapat merasa dirinya di dunia nyata padahal sedang berkhayal, begitu juga sebalinya.

6. Histeria = Reaksi emosional negatif atau ketakutan berlebih yang semakin menjadi-jadi, baik secara individu maupun massal. Hal ini disebabkan kesamaan pengalaman terutama trauma yang terjadi pada kelompok (jika massal) atau munculnya pemicu ingatan terhadap trauma di masa lalu. Paling banyak terjadi pada perempuan.

7. Mania = Reaksi emosional positif atau kegembiraan berlebih yang semakin menjadi-jadi. Tidak diketahui apakah dapat bersifat massal atau tidak. Pemicu utama mania adalah insomnia atau kesulitan tidur.

Kesurupan yang tidak disengaja tampaknya dapat dijelaskan berdasarkan salah satu dari tujuh gejala syaraf di atas atau kombinasi di antaranya. Bila kita telah mampu menyelidiki penyebab neurologis atau genetik seseorang yang mengalami kesurupan, terutama saat kesurupan tersebut terjadi, maka kita dapat memberikan urutan ke-8 atau semata meletakkan kesurupan dalam salah satu dari tujuh gangguan di atas.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda masih percaya dengan kesurupan adalah gangguan makhluk halus atau memang  Anda sudah bisa beranggapan bahwa kesurupan bukan hal mistis atau magis berdasarkan fakta ilmiah yang sudah dijelakan diatas, berikan komentar Anda.
Admin

I'm just a beginner blogger who tried to learn things related to coding which always appears in front of the eye


EmoticonEmoticon